You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Angkot Kerap Ngetem di Depan Kantor Lurah Malaka Jaya
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Banyak Mikrolet Ngetem di Depan Kantor Lurah Malaka Jaya

Lurah Malaka Jaya, Lidiana Endah, meminta kepada Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur menertibkan mikrolet yang ngetem di depan Kantor Kelurahan Malaka Jaya, Jalan Teratai Putih. Selain membuat macet, angkot menghambat aktivitas warga ke dalam kantor.

Kita orang kelurahan sekalipun Satpol PP, tetap saja mereka kekeh nggak mau bergerak. Alasannya nyari sewa

Dari pantauan Beritajakarta.com, Selasa (24/11), ada tujuh unit mikrolet 29 jurusan Perumnas Klender-Cililitan yang sedang ngetem menunggu penumpang di depan Kantor Kelurahan Malaka Jaya. Akibatnya, jalan di depan kelurahan menjadi sempit dan membuat kemacetan. Bukan hanya itu, warga yang ingin masuk ke kantor kelurahan pun kesulitan karena ruang untuk berbelok menjadi lebih sempit juga.

"Kita orang kelurahan sekalipun Satpol PP, tetap saja mereka kekeh nggak mau bergerak. Alasannya nyari sewa," ujar Lidia, Selasa (24/11).

Angkutan Umum di Jl Palmerah Barat akan Ditertibkan

Menurut Lidia, memang pihaknya pernah meminta kepada Sudinhubtrans Jakarta Timur. Dan mikrolet pun ada yang ditindak, namun tidak menyelesaikan masalah.

"Petugas datang ke sini, tapi tidak setiap hari dan itu pun sebentar. Angkot pernah digembosi dan diderek, tapi memang tidak bisa setiap saat alasannya personelnya terbatas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati